Tampilkan postingan dengan label electronics-electrical. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label electronics-electrical. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Januari 2011

Tips Melepas Kabel Accu




Hampir disemua buku manual perbaikan dan perawatan kendaraan mengharuskan kita mengikuti aturan melepas dan memasang kabel accu yang benar.
Aturan yang benar adalah, Selalu mendahulukan melepas kabel negatif, dan memasang kabel negatif paling akhir.

Mengapa demikian?
Kabel negatif accu selalu dihubungkan ke chasis atau body dan juga komponen-komponen mesin, termasuk besi pengikat accu itu sendiri.

Apabila kabel negatif dilepas dari accu, maka chasis/body dan komponen mesin tersebut tidak lagi terhubung ke negatif accu.
Pada saat melepas kabel positif dengan menggunakan kunci ring/pas untuk membuka terminal jepitnya, kunci ring/pas tersebut tentunya akan bermuatan positif. Terkadang tanpa disengaja pada saat membuka baut terminal accu, kunci ring/pas tersebut menyentuh besi pengikat atau komponen mesin lainnya.

Apabila kabel negatif accu sudah dicabut sebelumnya, hal ini tidak bermasalah.
Namun apabila kabel negatif masih terpasang, maka akan terjadi percikan api yang bisa membahayakan.

jadi selalu diingat ya…

Tips Memasang Kipas Pendingin



Perangkat elektronik yang mengeluarkan panas berlebihan perlu dibantu Cooling Fan atau kipas pendingin untuk mempercepat proses pelepasan panas sehingga tidak cepat rusak atau overheating.
CPU komputer umumnya sudah dilengkapi kipas pendingin di dalam unit Power Supply dan pada Processor-nya.
Untuk penggemar pesawat radio komunikasi juga banyak yang memasang kipas pendingin di atas perangkatnya.
Namun ternyata cara pemasangan kipas pendingin memerlukan trik khusus agar dapat membantu proses pendinginan secara efektif.

Pada gambar di atas, terlihat penempatan kipas pendingin yang efektif adalah ketika angin berhembus ke arah luar. Dengan kata lain, kipas berfungsi menghisap panas untuk membuangnya keluar, sementara udara luar yang lebih dingin akan mengisi kekosongan ruang akibat hisapan tadi. Perangkat akan lebih cepat dingin.
Cara pemasangan kipas dengan arah meniup perangkat menghasilkan pendinginan yang kurang efektif ketimbang cara sebaliknya di atas.
Akan lebih baik jika diantara perangkat dengan kipas diberi jalur udara sehingga aliran udara akan berjalan dengan sempurna dan merata mendinginkan seluruh kisi-kisi/sirip pendingin perangkat.
Coba kita tengok kipas pendingin pada CPU komputer kita,.. pada kipas pendingin yang ada di PowerSupply unit, rasakan udaranya…. terasa meniup keluar, bukan menghisap ke dalam CPU.
Udara terhisap ke dalam CPU melalui lubang-lubang/kisi-kisi di depan atau samping CPU kemudian melalui unit Power Supply dan udara panas dibuang keluar (ke belakang).
Bahkan, pada CPU komputer bermerek (branded PC), ada yang menempelkan stiker peringatan yang mengatakan untuk tidak menyalakan CPU dalam keadaan casing CPU terbuka. Hal ini rupanya akan mengacaukan Air Flow yang sudah dirancang jalurnya di dalam casing CPU tersebut.

Perhatikan arah AIR FLOW pada body kipas pendingin. Umumnya tanda Air Flow ada pada body samping.

Nah, kalau pendinginan diterapkan dengan baik, perangkat akan siap dipakai walau untuk waktu yang panjang.

Tips Cari Relay Bosch Asli


  

Soal relay memang susah-susah gampang. Terlintas berbagai merek relay sama saja fungsinya. Namun untuk pemakaian yang tahan lama dan performa yang baik tidak semua relay hasilnya sama.
Beberapa tips di website ini baik itu dari saft7.com sendiri maupun kontribusi dari teman-teman selalu menyarankan untuk menggunakan relay merek BOSCH.
Bahkan, jika kita baru membeli klakson paling mahal sekalipun, berdasarkan pengalaman teman-teman, relay yang didapat dari paket klakson itupun masih kurang baik performanya.
Apa saja pengaruhnya jika relay kurang baik performanya?
  1. Untuk klakson, kerja klakson kurang optimal, suara kurang keras, sengau, atau malah tidak bunyi sebelah dsb.
  2. Untuk lampu, kurang terang, lampu cepat putus.
  3. Relay cepat rusak
Nah, sialnya karena merek tersebut sering direkomendasi sebagai relay bagus, merek tersebut akhirnya dipalsu. Lebih apesnya lagi sebagai calon pembeli, susah mendapatkan relay Bosch yang asli, sementara harga jualnya sama dengan relay yang asli. Duh duuuuh…
Oke, daripada terlalu banyak teman-teman yang menjadi korban relay bosch palsu, saya coba ulas deh.. bagaimana memilih dan seperti apa beda relay bosch asli dengan yang palsu.

Kita lihat bagian bawah relay… pastikan kita menemukan logo bosch terselip dan tercetak rapih.

Kita lihat pada bagian atas relay.. relay bosch yang asli, terlihat latar belakang tekstur kasar di atas tulisan BOSCH. Sementara yang palsu terlihat mulus polos.

Kita lihat bagian samping relay… pada Production ID Stamp, terlihat perbedaan teknik penulisan. Yang asli, menggunakan mesin grafir mirip sandblasting. Sementara yang palsu, menggunakan mesin press seperti yang digunakan untuk mencetak nomor mesin.

Ini juga penting… kualitas material komponen elektroniknya juga berbeda. Yang asli, terminal relay lebih kuat / keras. Sementara yang palsu lunak mudah bengkok.
Sayang saya tidak memfoto relay ketika di bongkar,.. terlihat kualitas Contact Point relay asli lebih baik ketimbang yang palsu. Ini yang membuat kualitas koneksi relay asli lebih baik dan lebih awet.

Headlamp Timer




Saat kita baru parkir di daerah yang cukup gelap, ada kalanya kita masih membutuhkan bantuan sorotan lampu untuk menerangi jalan kita.
Kalau bawa lampu senter, mungkin tidak ada masalah.
Suatu hari terjadi demikian pada saya… saya menginginkan si mobil bisa tetap menyalakan headlamp nya untuk memberikan penerangan jalan sejenak hingga saya tiba di ujung lorong gelap tersebut.
Nah.. masalah SOLVED!, saya menemukan skemanya di internet… dan sukses dibuat.
Komponen yang dibutuhkan
  • R1: 4K7 1/2watt
  • R2,R3: 1K 1/4W Resistors
  • C1*: 100uF/25V Electrolytic Capacitor (bisa dirubah2)
  • D1: 1N4002 100V 1A Diode
  • Q1: BC547 45V 100mA NPN Transistor (atau persamaannya)
  • Q2: BC327 45V 800mA PNP Transistor (atau persamaannya)
  • P1: SPST Pushbutton
  • RL1: Relay BOSCH 30A

Biaya yang dikeluarkan tidak lebih dari 30ribu rupiah, itupun karena pilih2 saklar yang oke dan relay bosch yang asli.
Cara Kerja
Prinsip kerjanya adalah sebagai berikut.
Ketika tombol saklar (P1) ditekan, maka dia akan menyalakan lampu mobil selama sekitar 1menit atau bisa diatur dengan merubah nilai C1.
Setelah waktu terlampaui.. lampu kembali mati.
Sederhana khan?… tapi sangat membantu!.

Cara Pasang Relay untuk Klakson/ Lampu Tambahan (revised)




Catatan Revisi:
Berhubung banyak yang mempermasalahkan penggunaan kaki relay no.30 & 87, maka diagram di bawah sudah di revisi, kaki no.30 ke accu, kaki 87 ke klakson/lampu. Thanks buat semua masukannya yang sangat membangun. Indahnya saling koreksi.
Banyak diantara kita yang kurang puas dengan suara klakson bawaan motor/mobil yang kurang keras/lantang, atau juga lampu standar yang kurang terang atau berdaya kecil.
Di toko partshop atau asesoris otomotif, banyak dijual klakson aftermarket yang suaranya bagus seperti Fiam, Hella, bosch, PIAA, Wolo, Hadley, fer, dsb.
Klakson tersebut membutuhkan daya yang cukup besar, sayangnya kabel yang terpasang pada klakson standar bawaan motor/mobil tidak dapat mengakomodasi kebutuhan daya tersebut.
Malah bisa jadi saklar klakson tersebut akan cepat rusak karena setiap kali ditekan, akan mengeluarkan percik api pada metal contact didalamnya yang lama kelamaan akan aus, bahkan plastik case nya akan meleleh.
Begitu juga dengan pemasangan lampu yang berdaya lebih besar, akan berkasus sama dengan kasus di atas.
Untuk menyelesaikan masalah tersebut, kita membutuhkan bantuan komponen tambahan yaitu relay.
Relay adalah suatu komponen yang digunakan sebagai saklar penghubung/pemutus untuk arus beban yang cukup besar, dikontrol oleh sinyal listrik dengan arus yang kecil.
Dengan menggunakan relay, kabel yang menuju saklar tidak perlu kabel yang tebal, sebab arus yang terhubung ke saklar sangatlah kecil.


Banyak relay yang beredar di partshop, ada berbagai merek seperti Hella, Bosch, Omron, dsb, … dan banyak pula yang dipalsu.
Saya sendiri lebih memilih untuk menggunakan relay bermerek BOSCH yang asli, begitu juga dengan socket relaynya.
Berikut komponen yang diperlukan untuk project ini..
- Socket Relay merek Bosch + terminal konektornya
- Relay Bosch 4 kaki tipe “0 332 019 453
- Fuse Box (kotak sikring) + terminal konektornya
- Fuse / Sikring yang disesuaikan dengan beban arusnya .. misalnya 10 Ampere.
- Kabel tebal serabut diameter 5mm
- Terminal Ring 10mm.


Cara Pasang..
Ada 2 macam sistem pelistrikan untuk Klakson atau Lampu, yaitu yang dikontrol oleh tegangan positif dan tegangan negatif.
Biasanya sistem yang dikontrol oleh tegangan Negatif menggunakan 2 kabel. Dimana satu kabel untuk ke positif dan satu lagi ke saklar pengontrol.
Sistem yang dikontrol oleh tegangan Positif, biasanya menggunakan 1 kabel saja dari saklar pengontrol. Kabel satunya lagi mengambil negatif dari ground atau body.
NEGATIVE SYSTEM:

Gambar di atas memperlihatkan rangkaian klakson dengan sistem Negative.
Untuk pemasangannya lihat gambar di bawah:

Kaki Relay nomor 30 menuju Positif Accu (kabel harus tebal, langsung dari Accu).
Kaki Relay nomor 87 menuju Positif Klakson (kabel ukuran tebal atau sedang).
Kaki Relay nomor 85 menuju salah satu Kabel klakson (A)
Kaki Relay nomor 86 menuju salah satu Kabel klakson (B)
Pemasangan kabel dari kaki 85 dan 86 boleh terbolak balik polaritasnya.
Dikarenakan adanya perbedaan lokasi kaki relay pada beberapa merek relay yang ada, harap perhatikan NOMOR kakinya, sebelum memasang!
——————————-
POSITIVE SYSTEM:
Gambar di bawah memperlihatkan kabel standar yang menuju klakson dipotong.
Untuk bagian yang atas kita beri kode A, dan bagian yang menuju klakson kita beri kode B.


Kaki Relay nomor 30 menuju Positif Accu (kabel harus tebal, langsung dari Accu).
Kaki Relay nomor 87 menuju Positif Klakson (kabel ukuran tebal atau sedang).
Kaki Relay nomor 85 menuju salah satu Kabel klakson (A)
Kaki Relay nomor 86 dihubungkan ke body mobil/motor (negatif/ground).
Dikarenakan adanya perbedaan lokasi kaki relay pada beberapa merek relay yang ada, harap perhatikan NOMOR kakinya, sebelum memasang!
Nah.. semoga penjelasan di atas bisa mudah dimengerti, dan rekan-rekan bisa pasang sendiri klakson barunya.
Rangkaian di atas sama penerapannya untuk pemasangan lampu tambahan atau merubah lampu ke daya yang lebih besar.
Manfaat yang didapat dengan menggunakan rangkaian relay ini adalah:
- klakson akan bersuara lebih keras/lantang atau lampu akan menyala lebih terang.
- saklar klakson / lampu akan lebih awet.

Tips Pasang Switch: Power Window / Central Lock (revised)

73 Responses to “Tips Pasang Switch: Power Window / Central Lock (revised)”

Pasang Fan Pendingin Radio Komunikasi

Diposting: Sunday, August 5th 2007.
Masuk dalam kategori Electronics/ Electrical, Mac Gyver/ Ngulik 
Tags: , , , ,   

- www.saft7.com -
Melengkapi kendaraan dengan radio komunikasi (rakom) memang sangat membantu. Saling bertukar informasi mengenai kondisi lalu-lintas maupun berdiskusi atau bercanda sesama rekan membuat perjalanan yang biasanya penuh dengan kemacetan yang melelahkan menjadi tidak terasa.
Sayangnya perangkat rakom yang digunakan umumnya cepat sekali panas, sehingga akan berpengaruh terhadap kualitas kuat sinyal (Power Output) yang dipancarkan. Dan lebih lanjut bisa saja perangkat tersebut rusak akibat overheating (panas yang berlebihan).

Seorang teman memberikan ide untuk menggunakan Harddisk Cooler (pendingin harddisk PC). Wah idenya bagus juga dan menantang untuk segera dibuat. Aku dapatkan Harddisk Cooler ini di toko komputer dekat rumah seharga 25ribuan. Sayangnya warnanya hanya ada 1 macam saja.


- www.saft7.com -
Selain itu saya juga menyiapkan beberapa komponen elektronik sbb:
1 LED + Mounting LED
1 Saklar
1 Resistor 1K ohm 1/2watt
1 Capasitor 47nF
1 Capasitor 22pF
Kabel secukupnya
Solder + Timah Solder
Bor Listrik
Total keseluruhan biaya termasuk Cooler tidak lebih dari 35ribu rupiah.

Persiapan:

Mulailah dengan mempersiapkan Harddisk Cooler… dan semua fan dilepas,

kemudian dibuat lubang untuk pemasangan LED dan saklar.

Karena saya kurang cocok dengan warna finishing aluminium anodize tersebut, saya berniat untuk melapisnya dengan sticker berwarna gelap agar ‘matching’ dengan rakom tersebut.


Stiker sudah selesai rapi terpasang, fan kembali dipasang, juga saklar dan led.

- www.saft7.com -

Pelistrikan:

Saya gunakan kapasitor 22pF dan 47nF sebagai noise-filter agar tidak mengganggu kualitas sinyal rakom, yang dikeluarkan oleh fan.

Berikut skema sederhana yang saya coba buat untuk project ini.

Fan Pendingin sudah selesai dirakit..


- www.saft7.com -

Pemasangan:

Untuk memasangnya di rakom, saya menggunakan DoubleTape tebal. Rekatannya cukup kuat dan sekaligus sebagai peredam getaran yang mungkin ditimbulkan oleh fan terhadap rakom.




Selesai!

Nah, dengan sudah dilengkapi fan pendingin, tidak kuatir lagi rakom kepanasan…

Pengembangan lain?

Oh ya… saya menambahkan Led, dimaksudkan agar tidak lupa untuk mematikan fan pendingin tersebut jika keluar dari mobil.
Menyala Otomatis?
Lain waktu saya coba untuk mencari skema yang sesuai untuk supaya fan bisa menyala otomatis jika sirip pendingin rakom mencapai suhu tertentu, dengan menggunakan Thermosensor untuk mengaktifkan fan. Dengan demikian tidak perlu lagi lupa mematikan fan.. :)