Senin, 10 Januari 2011

Memilih Lampu Halogen (product review)




Lampu utama (headlight) merupakan komponen vital pada mobil atau motor, khususnya pada saat berkendara malam hari. Kualitas cahaya yang dihasilkan untuk menyinari jalan berpengaruh terhadap respon dan refleks pengemudi. Kendala lain seperti misalnya cuaca buruk (hujan deras, kabut tebal) menurunkan kemampuan kerja headlight.
Kualitas penyinaran suatu headlight dipengaruhi beberapa faktor, antara lain:
  • Desain Unit headlight (Reflektor / Lens projector)
  • Sistem Pelistrikan.
  • Kualitas / jenis lampu (headlamp)
Kita tidak bisa berbuat banyak untuk mengoptimalkan Desain Unit Headlight, kecuali membersihkannya apabila kaca headlight, reflektor / lensa projector terlihat kotor.
Untuk sistem pelistrikan, dapat kita optimalkan dengan cara menambahkan sistem Relay-Set atau headlight booster sehingga daya yang disalurkan ke lampu menjadi besar dan cahaya lampu menjadi lebih terang. Selain itu, dengan menambahkan sistem Relay-Set, dimungkinkan untuk menggunakan lampu yang berdaya lebih besar.
Untuk memilih jenis lampu mana yang baik kita gunakan, kita perlu menyimak sedikit tentang keterbatasan mata kita saat malam hari dan siang hari. Diperlukan lampu yang memiliki minimal sedikit cahaya agak berwarna kuning pada malam hari agar dapat melihat dan bereaksi lebih baik saat berkendara. Itu sebabnya untuk keperluan sport / rally, diperlukan lampu yang ada kandungan warna kuning.

Kita bisa menemukan banyak sekali alternatif lampu halogen di toko-toko aksesoris mobil/motor… Pilih yang mana ya?

Saya Perlu Pilih Lampu yang Bagaimana?


Menyimak bagan pada gambar di atas, silahkan pilih apa yang menjadi tujuan utama kita mengganti/memilih lampu.
Saya mendapatkan kesempatan untuk mencoba beberapa produk lampu (headlamp) yang diproduksi dengan merek RING.
Produk Ring ini bermarkas di Inggris.

Setiap produk lampu merek RING memenuhi standar ISO9001 telah lolos uji kualitas antara lain:
1. Luminosity & Colour Test: yaitu pengujian terhadap pancaran dan warna cahaya hingga memenuhi standard untuk setiap lampu yang diproduksi.
2. Life Testing
3. Lamp Dimensions and Filament Positions: Toleransi atas setiap pemasangan komponen filament dan pencetakan bola kaca dijaga agar tidak berpengaruh terhadap distorsi cahaya yang dapat ditimbulkan. Jadi Akurasi produksi sangat menentukan.
4. Vibration Testing: setiap produk diuji agar konstruksi komponen lampu tahan terhadap getaran hingga level standard tertentu.
Yang menarik adalah, product-range merek RING ini mendukung kepentingan pada bagan di atas,.. yaitu ada produk yang diarahkan untuk kepentingan Performance/Safety, dan ada juga yang diarahkan untuk kepentingan Styling (penampilan).
Saya coba test produk RING ini pada mobil Honda Stream dengan model lampu H4.
[ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]

RING ArcticWhite


Masuk kategori Styling Lamp
Pada test memperlihatkan cahaya yang dihasilkan cukup baik untuk ukuran daya standard (60/55w), cahaya terlihat berwarna putih. Pancaran cahaya terlihat baik penyebarannya, sehingga nyaman digunakan untuk pemakaian sehari-hari.
Karena dayanya standard, lampu ini tidak memerlukan modifikasi / penambahan Relay-Set pada sistem pelistrikan yang ada.



.
[ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]
.

RING SportzBlue


Masuk kategori Styling Lamp
Pada saat test, saya melihat cahaya yang dihasilkan cukup terang, hal ini disebabkan oleh daya lampu tersebut cukup besar yaitu 100/80w. Cahaya yang dihasilkan berwarna putih. Walaupun kaca lampu berlapis coating biru, namun cahaya yang terlihat tidak terlalu biru, lebih banyak ke arah warna putih.
Karena dayanya cukup besar,lampu ini akan lebih baik apabila dibantu dengan modifikasi / penambahan Relay-Set pada sistem pelistrikan yang ada.



RING UltraXenon


Masuk kategori Performance/Safety Lamp
Saya melihat cahaya yang dihasilkan sangat baik untuk ukuran daya standard (60/55w), cahaya terlihat berwarna putih. Pancaran cahaya terlihat baik penyebarannya, sehingga sangat nyaman digunakan untuk pemakaian sehari-hari sekalipun dalam cuaca buruk.
Karena dayanya standard, lampu ini tidak memerlukan modifikasi / penambahan Relay-Set pada sistem pelistrikan yang ada.



RING RallySport


Masuk kategori Performance/Safety Lamp
Cahaya yang dihasilkan sangat terang, karena daya lampu yang sangat besar yaitu 130/90w.
Lampu ini tidak bijaksana apabila digunakan untuk berkendara sehari-hari, karena akan dapat mengganggu pengendara lain karena cahaya yang dihasilkan dapat menyilaukan.
Karena dayanya cukup besar,lampu ini akan lebih baik apabila dibantu dengan modifikasi / penambahan Relay-Set pada sistem pelistrikan yang ada.



RING XenonPlus


Masuk kategori Performance/Safety Lamp
Dari hasil test, terlihat cahaya yang dihasilkan cukup baik untuk ukuran daya standard (60/55w), cahaya terlihat berwarna putih. Pancaran cahaya terlihat baik penyebarannya, sehingga nyaman digunakan untuk pemakaian sehari-hari.
Karena dayanya standard, lampu ini tidak memerlukan modifikasi / penambahan Relay-Set pada sistem pelistrikan yang ada.



RING IceBlue


Masuk kategori Performance/Safety Lamp
Hasil test memperlihatkan cahaya yang dihasilkan kurang baik untuk ukuran daya standard (60/55w), cahaya terlihat berwarna putih kebiruan. Pancaran cahaya terlihat kurang baik penyebarannya, sehingga akan dirasa kurang nyaman apabila digunakan untuk pemakaian sehari-hari, apalagi saat cuaca buruk.
Karena dayanya standard, lampu ini tidak memerlukan modifikasi / penambahan Relay-Set pada sistem pelistrikan yang ada.



KESIMPULAN dan REKOMENDASI



  • Dari hasil test seluruh product-range RING, saya menilai bahwa ada 2 produk yang menghasilkan kualitas cahaya yang baik sekali, yaitu untuk produk Ring RallySport 130/90w dan Ring UltraXenon 60/55w.



    • Dengan membandingkan sekali lagi pancaran cahaya dan jika dibandingkan dengan Daya lampu, maka yang paling menarik adalah Ring UltraXenon 60/55w. Dikarenakan dengan daya standard, terang yang dihasilkan bisa mendekati Ring RallySport yang berdaya besar.
    • Perlu diingat, pemakaian lampu berdaya besar, umumnya lampu lebih banyak mengeluarkan radiasi panas. Teknologi UV Cut, yang dipakai oleh produk RING mampu meredam radiasi panas tersebut sehingga cukup aman untuk reflektor yang terbuat dari plastik. Namun sebaiknya kita tetap perlu mengamati apakah lampu yang kita pilih cukup aman bagi reflektor.
    • Kondisi konektor / socket lampu juga menentukan kualitas penyaluran daya ke lampu. Socket yang kurang baik bisa menyebabkan panas pada konektor lampu dan lebih parah akan membuat socket itu sendiri meleleh dan dapat merusak rumah lampu atau reflektor.
    • Modifikasi pelistrikan lampu dengan menambahkan Relay-Set juga perlu memperhatikan kualitas kabel pada produk Relay-Set tersebut, kemudian kualitas socket lampu dan socket relay hingga socket sikringnya. Banyak produk Relay-Set yang siap pasang sesuai dengan jenis/model mobil.

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar